Lewis Hamilton: Akhiri Puasa Kemenangan di GP Inggris 2024

byPenulis
Senin, 08 Juli 2024 15:00

Lewis Hamilton, pembalap andalan Mercedes AMG Petronas, kembali menunjukkan tajinya dengan mengakhiri puasa kemenangan selama 945 hari. Kemenangan ini diraih di balapan kandangnya, GP Inggris, yang berlangsung di Sirkuit Silverstone pada 7 Juli 2024. Artikel ini akan membahas perjalanan Hamilton menuju kemenangan ini, tantangan yang dihadapinya, serta emosional yang dirasakannya setelah finis.

Perjalanan Menuju Kemenangan

Start dari posisi kedua, Hamilton langsung terlibat persaingan ketat dengan rekan setimnya, George Russell, serta duo pembalap McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri. Hujan ringan yang turun di tengah balapan menciptakan drama pit stop yang menjadi kunci kemenangan. Saat trek mulai mengering, tim Mercedes memanggil Hamilton untuk pit stop pada Lap 39, mengganti ban kering. Sebaliknya, McLaren terlambat memanggil Norris, yang akhirnya harus rela posisinya diambil alih oleh Hamilton.

Hamilton berhasil mempertahankan posisi terdepan hingga garis finis, diikuti oleh Max Verstappen yang menyalip Norris pada Lap 48. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Hamilton sejak GP Arab Saudi pada 2021. Melalui Autosport, Hamilton mengungkapkan betapa beratnya menanti kemenangan ini. "Sangat berat, saya rasa bagi semua orang. Namun, yang terpenting adalah cara untuk terus bangkit dari situasi ini," ujarnya.

Tantangan dan Kebangkitan

Hamilton mengakui bahwa periode tanpa kemenangan ini sangat mempengaruhi mentalnya. Tujuh kali juara dunia ini bahkan sempat mempertimbangkan pensiun setelah kegagalan meraih gelar pada 2021 yang disertai drama dengan Verstappen di Abu Dhabi. Namun, sepanjang 2022, Hamilton berusaha menyembuhkan diri dari kekecewaan tersebut. Ia terus bekerja keras dengan timnya, mencari cara untuk kembali ke puncak.

"Sejak 2021, jelas ada hari-hari di mana saya merasa tak cukup baik, atau apakah saya bisa kembali seperti saya hari ini," kata Hamilton. Kerja keras dan dedikasinya akhirnya membuahkan hasil di Silverstone, menunjukkan bahwa ia masih memiliki kemampuan untuk bersaing di papan atas.

Kemenangan yang Emosional

Kemenangan di Silverstone ini terasa sangat emosional bagi Hamilton. Setelah finis, tangisnya pecah dalam komunikasi radio dengan timnya. Ini merupakan kemenangan kesembilan Hamilton di Silverstone, mematahkan rekor Michael Schumacher sebagai pembalap dengan kemenangan terbanyak di trek yang sama. "Jujur saja, saya tak pernah menangis saat menang. Tangis itu terjadi begitu saja. Rasanya sangat menyenangkan, saya sangat mensyukurinya," ungkap Hamilton via Crash.net.

Hamilton juga mengaku bahwa perasaan kemenangan ini sangat berarti, terutama setelah melalui periode yang sulit. "Jelas ada beberapa momen di mana saya pikir semuanya sudah usai, bahwa kemenangan takkan pernah terjadi lagi. Jadi, mendapatkan perasaan ini lagi ketika melewati garis finis... Jujur saja, saya tak pernah menangis saat menang. Tangis itu terjadi begitu saja," tutupnya.

Kesimpulan

Kemenangan Lewis Hamilton di GP Inggris 2024 merupakan bukti dari ketekunan dan semangat juangnya. Mengakhiri puasa kemenangan selama 945 hari, Hamilton menunjukkan bahwa ia masih memiliki kemampuan dan determinasi untuk bersaing di level tertinggi. Dengan kerja keras dan dukungan tim, Hamilton kembali merasakan manisnya kemenangan di Sirkuit Silverstone, menambah catatan sejarah dalam kariernya yang gemilang.